Sempat khawatir, Lailil Rasakan Manfaat JKN Saat Melahirkan

AKURAT.CO, Kekhawatiran sempat dirasakan Lailil Khasanah menjelang kelahiran anak pertamanya. Sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya ditanggung pemerintah, keduanya sempat membayangkan bagaimana pelayanan yang akan diterima ketika harus menjalani persalinan di rumah sakit.
Namun, pengalaman yang mereka rasakan justru membuat kekhawatiran tersebut terjawab. Lailil merasakan manfaat Program JKN sejak masa kehamilan hingga proses persalinan yang harus dilakukan melalui operasi caesar di Kabupaten Pasuruan.
Selama masa kehamilan, Lailil rutin melakukan pemeriksaan dan USG di fasilitas kesehatan di wilayah Pasuruan. Melalui kepesertaan JKN, pemeriksaan kehamilan hingga obat-obatan yang dibutuhkan dapat diperoleh tanpa biaya.
“Selama kontrol kehamilan, saya mendapatkan pemeriksaan dan USG. Obat-obatan juga ditanggung JKN, jadi sangat membantu,” ujar Lailil saat ditemui diruang perawatan, Jumat (21/8/2026).
Menjelang persalinan, Lailil mengalami kontraksi dan memeriksakan diri ke bidan Siska di wilayah Manurui, Kabupaten Pasuruan. Setelah melalui proses persalinan yang cukup panjang, pembukaan tidak berjalan sesuai harapan. Saat dilakukan pemeriksaan, bidan menemukan adanya pembengkakan pada mulut rahim sehingga Laili disarankan segera mendapatkan penanganan di rumah sakit.
Lailil kemudian dirujuk ke RSI Masyitoh yang berada di Bangil, Kabupaten Pasuruan. Setibanya di rumah sakit, ia langsung mendapatkan penanganan di IGD hingga akhirnya menjalani persalinan caesar sekitar pukul 01.30 WIB. Meski sempat diliputi rasa cemas, Laili merasa lebih tenang setelah mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan.
“Pelayanannya bagus dan cepat. Perawat dan susternya ramah, dokternya juga ramah dan tenang. Kami jadi merasa nyaman selama mendapatkan pelayanan,” kata Lailil.
Mendapatkan perawatan di kelas III dengan menggunakan JKN juga tidak membuat keduanya merasa mendapatkan perlakuan berbeda. Pengalaman tersebut sekaligus mengubah kekhawatiran mereka sebelum menjalani persalinan.
“Awalnya sempat takut karena menggunakan BPJS, takut pelayanannya berbeda. Ternyata pelayanan yang kami terima cepat dan baik. Kami tidak merasa dibedakan,” ungkap Lailil.
Bagi Lailil, kehadiran Program JKN memberikan ketenangan bagi keluarga, terlebih persalinan yang dijalani membutuhkan tindakan caesar. Mereka mengaku akan kesulitan apabila seluruh biaya harus ditanggung secara mandiri. Kini, setelah proses persalinan terlewati dan dapat memeluk buah hati pertamanya, Lailil merasa bersyukur telah menjadi peserta JKN.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan karena program JKN sangat membantu dan meringankan beban kami. Semoga program ini terus ada dan semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” harap Lailil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemotor 20 Tahun Tewas Kecelakaan Beruntun dengan Dua Truk di Sukorejo Pasuruan
- 2Hutan Kawasan Gunung Arjuno-Welirang Kembali Terbakar
- 3Tiga Petugas Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Bromo
- 4Misbakhun Minta Kader Golkar Kota Pasuruan Jaga Amanah Rakyat
- 5Ditinggal Semenit, Motor Kurir Ekspedisi dan Puluhan Paket Dicuri Maling di Grati Pasuruan
- 6Petugas Pemadam Karhutla Bromo yang Gugur Bertambah Jadi 4 Orang
- 7136 Burung Sitaan dari Pasar Gelap Dilepasliarkan di Hutan Tretes Pasuruan
- 8Perempuan Bobol Kios-kios di Pasar Prigen Pasuruan, Curi Jagung dan Kacang Hijau
- 9Parkir Non-tunai Segera Berlaku di Kota Pasuruan
- 10Warga Apresiasi Puluhan Kantor Kelurahan di Kota Pasuruan Buka Malam Hari









