Jatim

Polisi Telusuri Dugaan Pembakaran Hutan dan Lahan di Bromo

Raphel Aziza | 13 September 2026, 09:10 WIB
Polisi Telusuri Dugaan Pembakaran Hutan dan Lahan di Bromo
Kapolsek Sukapura Iptu Djuwantoro Setyowadi. - Raphel Aziza

AKURAT.CO, Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda kawasan Tanam Nasional Bromo Tengger Semeru. Api mulai muncul sejak Kamis dan membesar pada Sabtu dan hingga saat ini masih berkobar. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) bahkan terpaksa menutup lagi wisata Bromo di semua pintu masuk.

Di tengah penanganan kebakaran, kepolisian melakukan penyelidikan menelusuri penyebab munculnya api. Pasalnya ada kemungkinan adanya tindakan sengaja yang dapat mengarah pada unsur pidana.

Kapolsek Sukapura Iptu Djuwantoro Setyowadi mengatakan, penyelidikan dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan latar belakang terjadinya kebakaran. Tindakan tegas akan diambil jika ada bukti pembakaran.

Baca: Kebakaran Meluas hingga Wilayah Malang, Wisata Bromo Tutup Total Lagi

“Dari pihak kepolisian itu selalu melakukan penyelidikan. Kita ingin mengungkap apabila di sana ada unsur kesengajaan dan ada unsur pidananya, kita akan segera ungkap,” kata Djuwantoro.

Meski demikian, polisi masih belum membuka hasil penyelidikan kepada publik. Djuwantoro menyebut proses pengumpulan informasi masih berlangsung sehingga belum ada kesimpulan mengenai penyebab kebakaran maupun dugaan keterlibatan pihak tertentu.

“Karena ini masih proses penyelidikan, kita tidak bisa memberikan statement lebih,” ujarnya.

Untuk saat ini, penanganan api menjadi prioritas. Petugas bersama sejumlah instansi terkait terus berupaya melakukan pemadaman di lokasi kebakaran agar api tidak semakin meluas.

Baca: Sabana Bromo Kembali Terbakar, Pintu Wisata Via Malang Sementara Ditutup

Kondisi medan kawasan Bromo yang berada di wilayah perbukitan juga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Karena itu, selain mengandalkan penanganan di lapangan, turunnya hujan sangat diharapkan untuk membantu meredakan titik-titik api.

“Kita masih fokus pada pemadaman saja dulu. Semoga dengan adanya usaha dan doa kita bersama bisa segera padam,” kata Djuwantoro.

Ia juga berharap hujan segera turun di kawasan Bromo. Menurutnya, kondisi tersebut akan sangat membantu proses penanganan Karhutla yang kembali terjadi.

“Kami juga berharap agar segera turun hujan. Ini sangat membantu sekali,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.