Jatim

Truk Sound Horeg Diduga Buat Ambruk Kanopi Apotek, Seorang Korban Tewas Tertimpa Material

Dhani Ramadani | 1 September 2026, 08:07 WIB
Truk Sound Horeg Diduga Buat Ambruk Kanopi Apotek, Seorang Korban Tewas Tertimpa Material
Kanopi sebuah apotek roboh timpa warga. - Istimewa

AKURAT.CO, Nahas menimpa Slamet Timbang (57), warga Dusun Pondok Jeruk, Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ia meninggal dunia setelah kanopi sebuah apotek roboh dan menimpanya, Sabtu (29/8/2026).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di depan Apotek Anissa 22. Saat kejadian, Slamet tengah berteduh di teras apotek sambil menunggu istrinya yang sedang membeli obat.

Pada waktu yang hampir bersamaan, sebuah truk pengangkut perangkat sound horeg milik NH Didik Audio melintas di depan apotek. Kendaraan tersebut diketahui sedang menuju titik kumpul peserta karnaval yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari lokasi.

Beberapa saat setelah kendaraan melintas, terdengar suara dari arah bangunan. Kanopi dan bagian atas tembok apotek tiba-tiba ambruk. Material bangunan langsung menimpa Slamet yang berada di bawahnya.

Warga bersama petugas kemudian berupaya mengevakuasi korban dari reruntuhan. Namun, luka parah yang dialami korban membuat nyawanya tidak dapat diselamatkan dan Slamet dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Kapolsek Jombang Iptu Imam Kusuma mengatakan, polisi menemukan kabel dalam kondisi putus di sekitar bangunan. Kabel tersebut diduga tersangkut kendaraan yang membawa perangkat sound horeg dan kemudian tertarik hingga berpotensi memengaruhi konstruksi kanopi.

"Dugaan kami masih meragukan. Mungkin terkena truk lalu putus karena terhubung dengan kanopi,” kata Imam.

Selain persoalan kabel, kondisi bangunan juga menjadi bagian yang diperiksa. Polisi dan sejumlah saksi mendalami kemungkinan adanya pengaruh getaran dari aktivitas sound horeg terhadap konstruksi bangunan yang diduga sudah cukup tua dan mengalami pelapukan.

Usai kejadian, polisi mengamankan truk pengangkut sound horeg dan memeriksa sopir serta sejumlah saksi. Penyelidikan tetap dilakukan meski keluarga korban disebut menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan tuntutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.