IRT Meninggal Tak Wajar Dalam Rumah Diduga Gantung Diri, Keluarga Tolak Autopsi

AKURAT.CO, Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial KH (56) di Kelurahan Grati Tunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, meninggal tal wajar di dalam rumahnya. Korban diduga bunuh diri.
Peristiwa ini diketahui suami dan anaknya sendiri, berinisial AL (56) dan MH (41), Senin (3/8/2026) pukul 05.30 WIB. Posisi KH saat itu disebut sudah tak bernyawa dengan posisi menggantung di bagian tangga rumah.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Saat polisi tiba, jenazah korban sudah dievakuasi pihak keluarga.
"Setibanya petugas di TKP, jenazah korban sudah dipindahkan oleh pihak keluarga, yakni suami dan anak kandungnya," kata Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Muhammad Junaidi.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa satu helai kain berwarna cokelat bermotif batik. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, korban diduga meninggal dunia akibat tindakan mengakhiri hidup dengan gantung diri di saat keluarganya masih tidur.
Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Pihak kepolisian tidak melakukan pemeriksaan visum maupun otopsi mendalam karena adanya penolakan dari pihak keluarga.
Jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga di Kelurahan Grati Tunon untuk diproses dan dimakamkan. "Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya mengeluhkan sakit," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemotor 20 Tahun Tewas Kecelakaan Beruntun dengan Dua Truk di Sukorejo Pasuruan
- 2Hutan Kawasan Gunung Arjuno-Welirang Kembali Terbakar
- 3136 Burung Sitaan dari Pasar Gelap Dilepasliarkan di Hutan Tretes Pasuruan
- 4Tiga Petugas Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Bromo
- 5Petugas Pemadam Karhutla Bromo yang Gugur Bertambah Jadi 4 Orang
- 6Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean Panjang di Seluruh SPBU
- 7Warga Apresiasi Puluhan Kantor Kelurahan di Kota Pasuruan Buka Malam Hari
- 8Polisi Selidiki Empat Petugas Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Bromo
- 9Kapolres Probolinggo Buka Suara Soal Video Viral Polisi Ribut dengan Warga
- 10Tas Anyaman Ibu-ibu Pasuruan Tembus Malaysia-Turki, Laku 4.000 Pieces Sebulan









