Jatim

Tragis! Pemotor Tewas Ditabrak Truk Rem Blong di Jalur Maut Purwodadi Pasuruan

Syukron Nuaim Hayat | 10 September 2026, 11:14 WIB
Tragis! Pemotor Tewas Ditabrak Truk Rem Blong di Jalur Maut Purwodadi Pasuruan
Ilustrasi kecelakaan. - Syukron Nuaim Hayat/AKURAT.CO

AKURAT.CO, Kendaraan mengalami rem blong kembali menyebabkan kecelakaan maut merenggut nyawa pengendara di jalur maut Jalan Raya Malang-Surabaya, tepatnya di Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Sebuah truk FAW menabrak sepeda motor Honda Astrea Prima dari belakang hingga menyebabkan pengendaranya tewas. Korban tewas diketahui bernama Saiman (59), warga Dusun Jeruk, Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Kecelakaan tersebut melibatkan truk FAW tanpa nomor polisi dan sepeda motor Honda Astrea Prima bernomor polisi L 2719 TB. Kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan melaju searah dari Malang menuju Surabaya,

Kecelakaan bermula truk FAW yang dikemudikan Moh Munir (48), warga Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, melaju dari arah utara menuju selatan atau dari Malang ke Surabaya, Selasa (8/9/2026) malam. Sesampainya di lokasi kejadian, rem truk diduga blong. Truk kemudian menabrak bagian belakang sepeda motor Honda Astrea Prima yang dikendarai Saiman dan melaju di depannya.

"Truk melaju dari arah utara menuju selatan atau dari Malang ke Surabaya. Sesampainya di lokasi kejadian, rem truk diduga kurang maksimal. Truk kemudian menabrak bagian belakang sepeda motor Honda Astrea Prima yang dikendarai Saiman dan melaju di depannya," kata Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno.

Akibat benturan tersebut, Saiman mengalami luka parah. Ia mengalami luka pada bagian kepala, tangan kiri robek dan patah, punggung patah, serta luka lecet pada kedua kakinya dan tewas di lokasi. Korban kemudian dievakuasi ke RS Pusdik Watukosek.

"Sementara itu, pengemudi truk, Moh Munir, tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut," jelas Joko.

Dari pemeriksaan kendaraan, truk mengalami kerusakan ringan pada bagian bumper depan, pelindung radiator bawah, serta pelek ban depan kanan. Sedangkan sepeda motor Honda Astrea Prima mengalami kerusakan cukup parah, antara lain lampu depan pecah, setang kanan-kiri tergores, spakbor depan pecah, sok depan dan pelek depan bengkok, serta sejumlah bagian belakang kendaraan rusak.

"Total kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp1,1 juta," ungkap Joko.

Dalam pemeriksaan, polisi juga menemukan pengendara sepeda motor tidak mengenakan helm saat kecelakaan terjadi. Sepeda motor tersebut tidak dilengkapi spion, meski lampu depan-belakang, ban, knalpot, serta TNKB tercatat ada.

Petugas telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dan mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.