Ratusan penumpang terlantar tanpa kejelasan di Stasiun Kereta Api Kota Pasuruan

Pasuruan - Penumpang Kereta Api Indonesia (KAI) di stasiun Pasuruan mengalami perlakuan manajemen yang tidak profesional. Deretan penumpang mengantri di pintu masuk boarding pasa tanpa kejelasan mengapa situasi buruk itu terjadi.
Lebih dari setengah jam terlihat antrian penumpang mengular untuk mengantri masuk di depan pintu boarding pass stasiun kereta api yang terletak di utara pasar besar Kota Pasuruan itu, Kamis sore (08/08/2024).
Sejumlah penumpang bertanya-tanya atas situasi yang terjadi, kereta KRL Supas Jurusan Kota Pasuruan - Surabaya yang sedianya berangkat pukul 16.10 hingga 16.25 WIB tidak jelas kapan kereta KRL tersebut diberangkatkan.
Bahkan sejumlah penumpang mengambil inisiatif untuk bertanya kepada pegawai di stasiun untuk meminta kejelasan juga tidak ada tanggapan.
As, inisial penumpang yang menjadi korban pelayanan buruk manajemen stasiun Pasuruan itu bahkan meminta untuk pihak stasiun mengumumkan situasi yang terjadi kepada penumpang melalui pengeras suara.
“Saya inisiatif untuk meminta ada pengumuman kenapa situasi tidak nyaman ini terjadi, bahkan banyak ibu-ibu yang mengeluh lantaran harus menggendong bayinya, lha gimana sejak setengah empat tadi sudah mengantri masuk tapi gak diberikan akses masuk” terangnya kepada Akurat.co
Manajemen KAI harus memperbaiki kualitas layanan, terlebih sempat beberapa waktu lalu terjadi banyak kritik dari komisi VI DPR RI tentang manajemen kereta api indonesia dalam rapat dengar pendapat di DPR-RI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemotor 20 Tahun Tewas Kecelakaan Beruntun dengan Dua Truk di Sukorejo Pasuruan
- 2Hutan Kawasan Gunung Arjuno-Welirang Kembali Terbakar
- 3136 Burung Sitaan dari Pasar Gelap Dilepasliarkan di Hutan Tretes Pasuruan
- 4Tiga Petugas Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Bromo
- 5Petugas Pemadam Karhutla Bromo yang Gugur Bertambah Jadi 4 Orang
- 6Warga Apresiasi Puluhan Kantor Kelurahan di Kota Pasuruan Buka Malam Hari
- 7Polisi Selidiki Empat Petugas Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Bromo
- 8Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean Panjang di Seluruh SPBU
- 9Kapolres Probolinggo Buka Suara Soal Video Viral Polisi Ribut dengan Warga
- 10Tas Anyaman Ibu-ibu Pasuruan Tembus Malaysia-Turki, Laku 4.000 Pieces Sebulan





